Arsip Tag: Linux

Install RHEL/CentOS secara otomatis menggunakan kickstart

Install RHEL/CentOS secara otomatis menggunakan kickstart

Untuk mengotomatiskan proses instalasi linux RHEL/Centos kita dapat menggunakan kickstart. File kickstart ini akan otomatis dibuat setelah kita selesai menginstall RHEL/CentOS dan terletak di /root/anaconda-ks.cfg .  Berikut contoh file kickstart yang sederhana.

Contoh file kickstart

# Kickstart file ks.cfg

install
url –url ftp://192.168.56.1/centos
lang en_US.UTF-8
keyboard us
network –device eth0 –bootproto dhcp
rootpw –iscrypted $1$/B7PBOAd$MiPcp2YuVrulqprn4zqet1
firewall –disabled
authconfig –enableshadow –enablemd5
selinux –disabled
timezone –utc Asia/Jakarta
bootloader –location=mbr –driveorder=hda
# The following is the partition information you requested
# Note that any partitions you deleted are not expressed
# here so unless you clear all partitions first, this is
# not guaranteed to work
clearpart –linux –drives=hda
part /boot –fstype ext3 –size=100 –ondisk=hda
part pv.2 –size=0 –grow –ondisk=hda
volgroup VolGroup00 –pesize=32768 pv.2
logvol swap –fstype swap –name=LogVol01 –vgname=VolGroup00 –size=256 –grow –maxsize=512
logvol / –fstype ext3 –name=LogVol00 –vgname=VolGroup00 –size=1024 –grow

%packages
@core
device-mapper-multipath

Penjelasan file kickstart :

  • Instalasi linux dari network menggunakan repositori ftp://192.168.56.1/centos
  • Seting eth0 menggunakan dhcp
  • Password root centos
  • Firewall disabled
  • Selinux disabled
  • Timezone Asia/Jakarta
  • Harddisk hda
  • Menghapus partisi linux di hda, membuat partisi /boot sebesar 100MB, sisanya untuk membuat physical volume, membuat volume group VolGroup00, membuat logical volume swap sebesar 256MB dan sisanya membuat logical volume /.
  • Install paket CentOS secara minimal, hanya paket group core dan  device-mapper-multipath (345 paket rpm, 500MB space)

File kickstart ini dapat digunakan untuk menginstall RHEL/CentOS secara otomatis. Harap diperhatikan, file kickstart ini langsung akan menghapus partisi di harddisk (hda) anda tanpa notifikasi.

Bagaimana cara menggunakannya? terlebih dahulu file kickstart ini harus disimpan pada media yang dapat diakses oleh anaconda (aplikasi installasi RHEL/CentOS) yaitu bisa pada media usb, harddisk atau di network (ftp, http dan nfs). Saya menggunakan cara untuk menyimpan file kickstart ini pada anonymous ftp server, saya upload pada ftp://192.168.0.1/ks.cfg. Kemudian untuk menggunakannya bisa booting menggunakan DVD, cd1, boot.iso atau diskboot.img daripada RHEL/CentOS yang digunakan. Pada waktu boot akan muncul prompt boot: selanjutnya silahkan ketik dan tekan enter.

linux ks=ftp://192.168.0.1/ks.cfg

Proses instalasi akan berlanjut dengan mendownload file kickstart tersebut. Apabila semua lancar, maka instalasi akan terus berlanjut dengan cara non interaktif / otomatis dan setelah selesai akan muncul prompt untuk Reboot.

TestDisk – CGSecurity

TestDisk – CGSecurity

TestDisk is a powerful free data recovery software! It was primarily designed to help recover lost partitions and/or make non-booting disks bootable again when these symptoms are caused by faulty software, certain types of viruses or human error (such as accidentally deleting a Partition Table). Partition table recovery using TestDisk is really easy.

via TestDisk – CGSecurity.

Ini salah satu tools utk recovery file system,misalnya untuk mengembalikan file yg terhapus atau partisi yang terformat.

cara auto reboot / poweroff di ubuntu 8.10

cara auto reboot / poweroff di ubuntu 8.10

Walaupun linux cukup stabil sehingga tidak perlu sering reboot (apalagi untuk server), tapi mungkin kita menggunakan linux untuk desktop yang kadang perlu reboot secara otomatis. Untuk hal tersebut kita bisa menggunakan crontab, crontab adalah program yang digunakan untuk menjadwalkan perintah yang akan dieksekusi berulang-ulang. Bisa per tahun, bulan, hari dan menit. Contoh untuk auto reboot setiap jam 00 lebih 5 menit. Jalankan perintah crontab -e dan isi sebagai berikut :

5 0 * * * /sbin/reboot

Maka, setelah jam 0 lebih 5 menit, akan dieksekusi perintah /sbin/reboot dimana akan membuat komputer kita reboot atau restart. Nah gimana kalau kita ingin linux kita otomatis mati atau shutdown bukan restart atau reboot, bisa saja tinggal ganti baris perintah menjadi

5 0 * * * /sbin/poweroff

Maka, setelah jam 0 lebih 5 menit, akan dijalankan perintah poweroff yang akan mematikan komputer kita.